Pelantikan/Pengukuhan PD-DMI Kab.Bulungan Masa Bakti 2020-2025

  • Whatsapp

TERASKATAKALTARA, Tanjung Selor – Kaltara, Ketua PW DMI Provinsi Kalimantan Utara, Drs. Basiran, M.Si melantik dan mengukuhkan Pengurus PD-DMI Kab. Bulungan Masa Bakti 2020-2025. Sabtu tanggal 18 Juli 2020 pukul 20.30 wita bertempat di Masjid Sirajul Huda, Sabanar Baru, Tanjung Selor, Kab. Bulungan Prov. Kaltara.

Pelantikan ini juga turut dihadiri oleh Errin Wiranda, S.E Staf Ahli Bidang Kemasyarakatan dan Sumber Daya Manusia Pemda Kab.Bulungan, KH Abdul Karim Sahoro Ketua MUI Kab. Bulungan, tokoh Agama dan ulama di Tanjung Selor.

Dalam sambutanya H. Syamsudin S. Ag., M. Pd yang juga Ketua PD-DMI Kab.Bulungan Masa Bakti 2020-2025, mengajak untuk selalu bersyukur kepada Allah SWT atas limpahan rahmat dan hidayahnya dalam kondisi Covid 19 kita masih bisa melaksanakan Pelantikan PD-DMI Kab.Bulungan Masa Bakti 2020-2025.

“ kami selaku pengurus, mohon kepada bapak agar selalu diberikan bantuan, arahan dan bimbingan dari PW DMI Kalimantan Utara, Agar program kami dapat bersinergi dengan PW DMI Kalimantan Utara. Sebagai pengurus yang baru, semoga kita selalu dapat membangkitkan semangat pada pengurus masjid di masa pandemi ini, ” harapnya.

“Beberapa program  kerja telah kami persiapkan seperti memakmurkan masjid, melakukan kegiatan sosial, membentuk kepengurusan ditingkat kecamatan, untuk itu dalam waktu dekat ini, akan kami buatkan Surat Keputusannya. Selain itu, kami juga mengusahakan dan memfasilitasi tanah tanah yang diwakafkan untuk dibangun menjadi masjid di BPN Kab. Bulungan, ” tambahnya.

Sementara itu dalam sambutannya Ketua PW DMI Prov. Kaltara  Drs. Basiran., M.Si, menyampaikan, di dalam masa pandemi Covid 19 saat ini, kita telah memasuki Adaptasi Kebiasaan Baru. Oleh sebab itu bukan lagi kita dirumah saja. Jika hanya di rumah saja, perekonomian masyarakat tidak akan jalan, untuk itu kita harus memulai Adaptasi Kebiasaan Baru untuk menjalankan roda perekonomian keluarga masyarakat, dan tentunya dengan mengedepankan protokol kesehatan.

“Sesuai dengan arahan Ketua Umum DMI Pusat Bapak Jusuf Kalla, Kita harus memakmurkan dan Dimakmurkan masjid, selain masjid sebagai pusat kegiatan ibadah juga sebagai pusat pendidikan dan peningkatan ekonomi umat, melayani umat, tempat bermusyawarah umat.” ucapnya.

Selain itu, juga menghimbau agar selalu melakukan Penyemprotan Disinfektan dan mengepel lantai masjid setiap saat, kalau bisa setiap saat shalat 5 waktu, agar Masjid tetap bersih dan terhindar dari Penyebaran Covid 19. Setiap pagi harus dibuka semua pintu dan jendela masjid agar sinar matahari masuk dalam masjid sehingga terjadi sirkulasi udara yang baik. Penerapan Protokol Kesehatan selama Pandemi COVID 19 agar tidak terjadi kluster baru di masjid, serta membantu Pemerintah dalam mensosialisasikan Protokol Kesehatan, ” tambahnya.

Selanjutnya disampaikan bahwa Prov. Kaltara termasuk Kab. Bulungan, sebentar lagi akan melakukan pilkada serentak Tahun 2020, yaitu 9 Desember 2020 untuk itu PW DMI Prov. Kaltara menghimbau kepada seluruh pengurus masjid, marbot, dan pengurus PD DMI se – Kaltara, agar menjaga situasi dan kondisi daerah agar selalu aman, tentram dan damai. Memberikan dan menyampaikan informasi yang akurat, dan benar. Jika ada berita bohong atau Hoax, Ujaran Kebencian, kita jangan sebarkan. Pengurus DMI dan Pengurus Masjid haruslah sebagai penyejuk umat menciptakan kedamaian.

“Kemudian, saya juga menyampaikan bahwa PW DMI Kalimantan Utara sudah memprogramkan terkait memfasilitasi pengsertifikatan tanah Masjid dan Mushola, baik yang diwakafkan ataupun dibeli. Dan PW DMI Kaltara sudah melakukan koordinasi dengan BPN untuk memfasilitasi, oleh sebab itu diharapkan kerjasama yang baik antara pengurus wilayah dan pengurus daerah DMI untuk bisa mensukseskan program tersebut, ” pungkasnya.

Selain itu, PW – DMI Prov. Kaltara menghimbau agar manajemen pengelolaan masjid diperbaiki dimasa saat ini dengan lebih mengedepankan pelayanan kepada Umat, misalanya kerjasama antara pihak telkom dan pengurus Masjid dengan memasang WiFi untuk membantu anak-anak kurang mampu dalam proses belajar Daring dari Rumah, Karena banyak warga yang kurang mampu membeli Pulsa Data untuk melakukan belajar Mandiri di Rumah. (Nd)

Pos terkait