Kadis Kesehatan: Jangan Kebanyakan Teori

  • Whatsapp

TERASKATAKALTARA.COM, NUNUKAN – Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Nunukan dr. Meinstar Tololiu mewakili Bupati Nunukan Hj Asmin Laura Hafid melaksanakan Pelantikan, Penyumpahan, dan Wisuda Kompetensi Keahlian Asisten Keperawatan Angkatan VII Tahun ajaran 2020/2021, di Ballroom Sayn Cafe & Resto Alun – Alun Nunukan, Kamis (8/4).

Selain Kepala Dinas Kesehatan dr. Meinstar Tololiu, tampak turut hadir Ketua Yayasan Pendidikan Putra Borneo Kaltim – Kaltara Arif Kurniawan, Perwakilan Cabang Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Provinsi Kalimantan Utara Wilayah Nunukan La Mija, para orang tua atau wali murid.

Seusai pelantikan, membacakan sambutan Bupati Nunukan, kepala Dinas Kesehatan dr.Meinstar Tololiu berpesan kepada para wisudawan agar berani melakukan apa saja yang telah diterima di bangku sekolah.

Bupati mengingatkan dalam sambutannya bahwa tidak ada gunanya teori segunung, jika tidak diikuti aksi yang nyata.

“Jika kalian bertanya apakah yang paling penting dari sebuah seminar atau pelatihan motivasi maka jawabannya adalah berani untuk memulai melakukan apa saja yang diajarkan, jangan banyak teori, karena satu ons aksi nilainya sama dengan satu ton teori.” katanya.

Dalam acara kali ini, sekitar 21 siswa-siswi SMKS Kesehatan Borneo Nunukan mengikuti Pelantikan, Penyumpahan dan Wisuda Kompetensi Keahlian Asisten Keperawatan yang telah dinyatakan berkompeten di bidangnya berdasarkan hasil Uji Sertifikasi Kompetensi pada tanggal 28 Desember 2020.

Dipimpin oleh Kepala SMK Kesehatan Borneo Asnania, S.Kep, acara wisuda berlangsung khidmat. Usai diwisuda, para siswa-siswi menjalani sumpah profesi Asisten Tenaga Kesehatan yang dilanjutkan dengan penandatanganan sumpah profesi oleh perwakilan wisudawan, dan diakhiri dengan pelantikan Asisten Tenaga Kesehatan.

Dalam wisuda kali ini, juga ada pemberian penghargaan untuk siswa-siswi berprestasi, baik akademik maupun non akademik,” ujar Asnania.

Adapun beberapa prestasi yang diraih antara lain juara 1 lomba Kompetensi siswa jurusan asisten keperawatan tingkat provinsi, masuk 11 besar lomba kompetensi siswa jurusan asisten keperawatan tingkat Nasional, juara 2 festival dan lomba seni siswa Nasional kategori tarian tradisional, juara 2 festival dan lomba seni siswa Nasional kategori film fiksi dan juara 2 lomba festival dan lomba seni siswa Nasional kategori film dokumenter.

Menurut Asnania, acara wisuda juga menjadi puncak dari kegiatan ekstra kurikuler dengam ditampilkannya siswa-siswi dalam pentas seni, seperti tarian tradisional dan musik, kegiatan hiburan pentas seni ini, juga menjadi strategi sekolah untuk promosi.

Asnania menegaskan, peserta ujian sertifikasi kompetensi jurusan asisten keperawatan dapat lulus seratus persen pada Desember 2020 yang bekerja sama dengan Lembaga Sertifikasi Profesional Paski Health Care Jakarta, Itu artinya lulusan SMK Kesehatan Borneo yang lulus uji kompetensi, sudah kompeten (ahli) di bidangnya.

“Sebagai Kepala Sekolah saya merasa bangga dengan prestasi yang telah dicapai, prestasi kelulusan seratus persen ini tentunya sangat membanggakan dan tentu berkat kerja keras dan kesungguhan kita semua dalam melakukan proses belajar mengajar di sekolah yang kita cintai ini, Alhamdulillah untuk pelaksanaan ujian sertifikasi kompetensi tahun 2020 sekolah mendapatkan bantuan dari kementerian pendidikan dan kebudayaan, dan SMKS Kesehatan PBN adalah satu-satunya sekolah di provinsi Kalimantan Utara yang mendapatkan bantuan ini”, ungkapnya.

Diakhir sambutannya Asnania berpesan pada para wisudawan, agar selalu menjaga nama baik diri sendiri, almamater dan keluarga, dengan berperilaku serta berprestasi yang baik di rumah, tempat kerja, maupun masyarakat.

“Jangan merasa cukup dan bangga dengan predikat kelulusan yang telah kalian raih, terus belajar ke jenjang pendidikan yang lebih tinggi, sesuai dengan bakat yang kalian miliki masing-masing, ukirlah prestasi dan nama baik kalian, prestasi dan kesuksesan kalian tentu juga akan mengharumkan nama baik almamater”, pungkasnya. (HUMAS)

Pos terkait